Kelebihan dan kekurangan tanah dijual yang belum bersertifikat

Tanah merupakan salah satu jenis investasi yang sangat menguntungkan dan dari waktu ke waktu harganya kian mahal. Sebuah kepemilikan hak atas tanah haruslah wajib dibuktikan dengan adanya sertifikat. Perlu anda ketahui bahwa sertifikat tanah memiliki peran yang penting yaitu sebagai alat pembuktian kuat dalam membuktikan kepemilikan hak atas tanah. Dengan sertifikat tersebut maka nama yang tercantum dalam sertifikat akan dijamin secara hukum dan mempunyai hak atas kepemilikan tanahnya. Namun ternyata masih banyak tanah di Indonesia yang belum bersertifikat. Jika anda ingin menjual tanah yang berlum bersertifikat maka pertimbangkan kelebihan dan kekurangan tanah dijual yang belum bersertifikat.

Kelebihan dan Kekurangan Tanah Dijual Belum Memiliki Sertifikat

Meskipun tanah yang anda miliki belum bersertifikat namun tanah tersebut sudah mempunyai hak lama yang berasal dari hak adat berupa petok-D, ketitir atau girik. Selain dari tanah hak adat, tanah hak-hak yang lama juga bisa berasal dari hak milik barat. Biasanya girik tersebut juga berfungsi sebagai pembayar pajak karena pemiliknya sudah mempunyai kuasa atas lahan tersebut namun belum dijamin secara hukum.

Menjual tanah yang belum bersertifikat ternyata memiliki kelebihan dan kekurangan. Dimana untuk kelebihan tersebut yaitu mudah dijual karena harga yang ditawarkan memang lebih murah dibandingkan tanah yang sudah bersertifikat. Dengan demikian anda tak perlu khawatir tanah tersebut akan lama lakunya karena bisa dipastikan banyak peminat yang ingin membeli tanah tersebut. Selain itu, tanah ini bisa dijadikan sebagai investasi sehingga banyak pembeli yang tertarik untuk menginvestasikannya dengan membeli tanah tersebut.

Sedangkan untuk kekurangan menjual tanah yang belum bersertifikat yaitu harga jualnya yang rendah karena belum memiliki sertifkat dan dijamin secara hukum. Membutuhkan persyaratan serta serangkaian aktivitas yang dilakukan oleh penjual untuk membuktikan bahwa tanah tersebut tidak dalam sengketa dan memang benar menjadi milik anda. Membutuhkan bantuan dari tokoh masyarakat saat proses jual beli untuk semakin memperkuat bukti atas girik yang anda miliki.

Demikianlah penjelasan mengenai kelebihan serta kekurangan menjual tanah yang beum memiliki sertifikat untuk menambah wawasan anda. Melalui penjelasan di atas kini anda bisa memperoleh wawasan baru tentang penjualan tanah belum bersertifikat yang ternyata memiliki keuntungan maupun kerugian bagi seorang penjual.

Cara beda jual tanah secara KPR dan Tunai Keras dengan Tunai Bertahap